Selain Untuk Sambal, Ternyata Cabe Rawit Bermanfaat Lo Untuk Tubuh Kita

Selain Untuk Sambal, Ternyata Cabe Rawit Bermanfaat Lo Untuk Tubuh Kita

admin 04/06/2021
phentermine-375

Selain Untuk Sambal, Ternyata Cabe Rawit Bermanfaat Lo Untuk Tubuh Kita – Pecinta cabai rawit hanya puas saat butuh makan tanpa sensasi. Selain itu, cabai rawit telah lama digunakan dalam pengobatan sebagai komponen pengobatan alternatif atau jamu. Manfaat cabai rawit mulai dari menurunkan tekanan darah hingga menekan rasa lapar.

Selain Untuk Sambal, Ternyata Cabe Rawit Bermanfaat Lo Untuk Tubuh Kita

phentermine-375 – Namun jangan terlalu banyak mengkonsumsi cabai rawit, karena dapat menyebabkan sakit perut. Orang yang memakai obat tekanan darah juga harus berkonsultasi sebelum mengonsumsi cabai rawit dalam jumlah besar.
Fakta Nutrisi Cabai rawit
Cabai rawit tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga sering digunakan sebagai bumbu masakan. Nilai gizi satu sendok makan (5 gram) cabai rawit adalah:

Baca Juga : Jus Jeruk Lidah Buaya Dapat Dimanfaatkan Untuk Diet

Kalori: 17
Lemak: 1 gram
Karbohidrat: 3 gram
Serat makanan: 1,4 gram
Protein: 0,6 g
Vitamin A: 44% dari RDI
Vitamin E: 8% DV
Vitamin C: 7% dari RDI
Vitamin B6: 6% DV
Vitamin K: 5% dari DV
Mangan: 5% dari DV
Kalium: 3% dari RDI
Riboflavin: 3% DV

Manfaat Kesehatan dari Cayenne Pepper
Cabai rawit mengandung capsaicin, yang membuatnya bermanfaat. Zat ini juga membuatnya pedas. Semakin tinggi dosis capsaicin, semakin tajam rasanya. Manfaat Kesehatan Cayenne Pepper:

1. Baik untuk proses pencernaan.

Bahan cabai rawit dapat membantu melindungi saluran pencernaan dari infeksi, meningkatkan pencernaan cairan pencernaan, dan meningkatkan distribusi enzim di perut. Ini dilakukan dengan merangsang saraf di perut untuk melindunginya dari cedera. Banyak orang mengira bahwa makanan pedas yang mengandung cabai rawit dapat menyebabkan sakit maag. Namun, ada penelitian yang menunjukkan sebaliknya. Kandungan capsaicin dalam cabai rawit membantu mengurangi risiko sakit maag. Namun jangan buru-buru mengkonsumsi cabai rawit jika memiliki riwayat maag/gastritis. Risiko masalah pencernaan tetap menjadi masalah.

2. Bermanfaat untuk metabolisme dalam tubuh.

Kandungan capsaicin dalam cabai rawit membantu memaksimalkan pembakaran kalori. Proses ini dikenal sebagai termogenesis yang diinduksi diet dan membantu memaksimalkan metabolisme seseorang. Dalam sebuah penelitian, orang yang makan sarapan yang mengandung capsaicin membakar 51% kalori lebih banyak daripada mereka yang tidak. tubuh memang beradaptasi sehingga dosis kalori yang terbakar tidak langsung terulang.

3. Kurangi nafsu makan.

Menariknya, cabai rawit membantu mengurangi nafsu makan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Sebuah penelitian menemukan bahwa manfaat cabai rawit berkaitan erat dengan efeknya dalam mengurangi pemrosesan hormon ghrelin, dan penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi capsaicin makan lebih sedikit di siang hari dibandingkan mereka yang tidak. Secara khusus, orang yang mengonsumsi suplemen capsaicin makan 10% lebih sedikit, dan mereka yang mengonsumsi minuman yang mengandung capsaicin makan 16% lebih sedikit.

4. Kemungkinan menurunkan tekanan darah.

Kandungan capsaicin dalam cabai rawit dapat menurunkan tekanan darah. Dalam uji laboratorium pada tikus, konsumsi cabai rawit membantu menurunkan tekanan darah dalam jangka panjang, dan penelitian lain juga menunjukkan bahwa capsaicin melemaskan pembuluh darah babi dan menurunkan tekanan darah. Namun, studi manusia lebih lanjut diperlukan.

5. Pereda nyeri.

Capsaicin memiliki kemampuan untuk menghilangkan rasa sakit ketika dioleskan langsung ke kulit. Ini karena capsaicin memperbaiki zat P, molekul protein kecil yang memberi sinyal rasa sakit ke otak. Semakin sedikit zat P yang diproduksi, semakin sedikit sinyal rasa sakit yang dapat dikembalikan ke otak.Krim capsaicin biasanya digunakan untuk mengobati nyeri sendi, nyeri pasca operasi, atau masalah saraf. Namun, krim ini tidak boleh dioleskan pada luka terbuka.

6. Kemungkinan pengobatan psoriasis.

Penyakit autoimun seperti psoriasis tidak merespon pengobatan. Namun, krim capsaicin dosis tunggal dikatakan mampu menyembuhkan rasa sakit dan menutupi luka psoriasis, dan dalam sebuah penelitian, pasien psoriasis yang menerima obat topikal yang mengandung capsaicin secara signifikan mengurangi gatal, kemerahan, dan kulit kering. Hal ini juga terkait dengan pengolahan P. di dalam tubuh.

7. Kemampuan untuk mengurangi risiko kanker.

Kadar capsaicin dalam cabai rawit dapat mengurangi risiko kanker. Zat ini dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker. Memang, kanker prostat, pankreas, dan kulit dapat dilawan, tetapi penemuan yang menjanjikan ini masih jauh.