Menkes Ungkap Beberapa Manfaat Nuklir Untuk Bidang Kesehatan

Menkes Ungkap Beberapa Manfaat Nuklir Untuk Bidang Kesehatan

publisher 17/04/2021

phentermine – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, energi nuklir memiliki tujuan diagnostik dan terapeutik di bidang kesehatan.

Menkes Ungkap Beberapa Manfaat Nuklir Untuk Bidang Kesehatan

Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi dalam sambutannya saat menandatangani nota kesepahaman antara Badan Pengawas Tenaga Nuklir dengan Kementerian Kesehatan pada Jumat (16/4/2021).

Budi lulusan Institut Teknologi Bandung jurusan fisika nuklir ini mengatakan nuklir bersifat penetrasi sehingga memiliki fungsi diagnostik.

Menteri Kesehatan mengatakan: “Dengan cara ini kami dapat memberikan informasi yang membantu mendiagnosis dokter yang sebelumnya harus merasakan, memeras, mendengar dan melihat secara visual.

Budi Gunadi mengatakan: “Oleh karena itu nuklir atau radiologi akan sangat membantu semua teknik diagnosa untuk komponen internal. Karena sifatnya yang dapat menembus.”

Selain diagnosis, Menteri Kesehatan Budi Gunadi (Budi Gunadi) juga menyatakan nuklida juga bermanfaat dalam merawat pasien.

Mantan Wakil Menteri BUMN tersebut mengatakan: “Energi nuklir terkonsentrasi dan energinya tinggi.” Inilah mengapa energi nuklir digunakan untuk perawatan.

“Oleh karena itu, kita dapat melihat bahwa terapi ini dapat menggunakan teknik nuklir dasar begitu memiliki sifat energi tinggi dan sangat terkonsentrasi.”

Menteri Kesehatan juga mengimbau agar para pekerja medis harus sering duduk dan bekerja sama dengan para ahli nuklir untuk mengembangkan potensi nuklir di bidang kesehatan.

“Kami dapat membangun infrastruktur tentang cara merancang peralatan, cara mempersiapkan orang, cara mengoperasikan peralatan dengan aman, dan cara menggunakan teknologi nuklir ini untuk mengembangkan standar diagnostik baru atau standar perawatan baru.”

Budi Gunadi mengatakan: “Saya harap saya bisa melihat dokter ini menikah dengan dokter. Putranya adalah seorang dokter. Mungkin dokter itu perlu menikahi seseorang yang memiliki senjata nuklir.”

Kepala Bapeten Jazi Eko Istiyanto mengatakan, nota kesepahaman yang mereka tandatangani dengan Kementerian Kesehatan merupakan perluasan bentuk kerja sama yang sudah terjalin sejak 2017.

Jazi mengatakan: “Penandatanganan nota kesepahaman ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Bapetten dan Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan pembinaan dan pengawasan penggunaan tenaga nuklir di bidang kesehatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *