Ternyata Ini Penyebab Telinga Berdengung Secara Tiba-tiba

Ternyata Ini Penyebab Telinga Berdengung Secara Tiba-tiba

publisher 08/01/2021

Ternyata Ini Penyebab Telinga Berdengung Secara Tiba-tiba

Pernahkah Anda merasakan telinga berdengung secara tiba-tiba? Terkadang sesudah pergi ke suatu konser atau mendengar suara yang terlampau keras, telinga kita segera berdengung tanpa sebab.

Anehnya, fenomena berikut berjalan kalau kondisi sedang hening. Suara dengungan itu seperti tidak datang dari sumber mana pun. Fenomena ini barangkali dulu anda alami setidaknya sekali.

Jika Anda kerap mengalami hal seperti itu, barangkali telinga anda mengalami gangguang kesehatan. Anda harus segera periksa ke dokter untuk mengantisipasi hal jelek terjadi. Dilansir dari Bright Side, tersedia beberapa aspek dan penyebab tertentu yang membuat telinga berdengung.

Suara dengungan atau mendesis yang terdengar di telinga disebut sebagai tinnitus. Ini adalah persepsi bayangan dari sebuah suara yang tidak mempunyai sumber. Bentuk yang dirasakan terhadap setiap orang berbeda-beda. Ada yang terdengar seperti suara raungan atau bentakan.

Gejala ini kebanyakan hanya berjalan sementara dan tidak begitu jelas. Namun didalam beberapa kasus suara ini berjalan terlampau kuat supaya sanggup mengganggu kala sedang melakukan percakapan. Jika fenomena berikut berjalan secara berulang dan didalam sementara yang lama, maka akan terlampau mengganggu kesibukan sehari-hari.

Tinnitus berjalan dikarenakan aspek tertentu, seperti cedera terhadap sel-sel rambut halus yang terdapat di telinga anggota dalam. Sel-sel ini kemudian membentuk villi kecil di dekat koklea yang bergerak cocok bersama dengan gelombang suara untuk meraih telinga.

Saraf pendengaran kemudian merasakan dan menafsirkan gelombang ini sebagai suara. Tetapi kala vili terluka, mereka mengirim pesan yang salah, dan sinyal yang tidak benar dikirim ke otak kita. Hal ini yang membuat kita mendengar rangsangan yang memang tidak ada.

Cedera yang berjalan terhadap telinga anggota didalam ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Terpapar suara keras didalam sementara yang lama, seperti suara konstruksi, lihat konser, atau Mengenakan headphone bersama dengan volume yang tinggi.

2. Adanya penumpukan kotoran telinga sampai membuat iritasi gendang telinga.

3. Seiring bertambahnya umur atau terhadap umur di atas 60 tahun, secara perlahan indra pendengaran kita akan semakin menurun. Sehingga terhadap beberapa kasus sanggup menimbulkan suara dengung terhadap telinga.

4. Adanya tekanan darah.

5. Memiliki cedera terhadap kepala dan leher, atau lebih-lebih stres yang berlebihan.

6. Cedera terhadap sendi temporomandibular (tempat pertemuan rahang dan tengkorak)

7. Terjadi pengerasan terhadap tulang osikel di telinga anggota sedang (otosklerosis). Osikel mempunyai kegunaan untuk mengirimkan suara dari udara ke labirin yang berisi cairan (koklea).

8. Akibat dari penggunaan obat-obatan, seperti obat antidepresan, antibiotik, dan pil air.

9. Pada kasus tertentu, fenomena ini sanggup menjadi sinyal munculnya penyakit sindrom meniere, gangguan telinga anggota didalam yang menimbulkan vertigo.

10. Dan tandanya penyakit schwannoma vestibular, tumor jinak yang terdapat di tengkorak.

Sensasi dengungan terhadap telinga yang berjalan terlampau lama sanggup merubah kesibukan sehari-hari, membuat kelelahan, tidak cukup konsentrasi, mudah tersinggung, dan kasus tidur atau memori. Ada beberapa cara yang sanggup dikerjakan untuk mencegah terjadinya tinnitus, antara lain:

1. Hindari suara yang terlampau keras

2. Kurangi volume suara kalau menggunakan headphone dan jangan terlampau kerap memakainya

3. Gunakan penutup telinga kalau anda sedang berada didalam kondisi yang bising

4. Jaga pola makan dan biasakan untuk berolahraga untuk merawat kesehatan jantung

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *